Tampilkan postingan dengan label kebaya adat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kebaya adat. Tampilkan semua postingan

12 Oktober 2010

Merawat Jenis Kebaya Berpayet

Merawat kebaya modern tidaklah mudah, banyaknya variasi aplikasi seperti payet dan bahan kain yang rapuh yang membuat Anda harus berhati - hati dalam menanganinya.Kebaya semakin diminati oleh para kaum wanita Indonesia dari masa ke masa. Dengan model yang terus inovatif, pemakinya tak lagi terlihat kuno. Kebaya terbuat dari bahan khusus yang memerlukan perawatan extra, maka penanganannya pun harus ditangani dengan khusus.

1. Kebaya tidak perlu dicuci tiap kali selesai dipakai. Asal tidak kotor dan berbau, cukup diangin-anginkan saja.

2. Setelah 3-5 kali dipakai, lakukan dry clean, khususnya pada kebaya berbahan rentan seperti lace, silk, chiffon dan tulle.

3. Hindari mencuci kebaya dengan mesin cuci, karena putaran mesin akan merusak kain dan aplikasi payetnya. Selain beresiko merusak aplikasi payet, tindakan tersebut juga merusak serat kain yang halus.

4. Untuk pencucian manual, gunakan deterjen yang tidak mengandung pemutih. Lebih baik menggunakan shampoo sebab shampoo dapat

melembutkan kebaya.

5. Selesai dicuci, jangan diperas untuk mengeringkan. Cukup di remas-remas sebentar.

6. Hindari menjemur kebaya dari bahan lace atau tulle, terutama yang sarat dengan aplikasi payet dengan cara menggantung. Karena akan merubah konstruksi dan garis kebaya.

7. Hindari menyetrika kebaya, karena akan merubah tekstur bahan menjadi lemas. Bila kusut, cukup digantungkan saja.

8. Lipat dan simpan kebaya dalam sebuah tempat atau kotak khusus.

9. Sekali-kali keluarkan koleksi kebaya anda dan angin-anginkan agar kebaya tetap terawat. Dan jangan lupa letakkan kapur barus di tempat Anda menyimpan kebaya.

Sumber - wolipop.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Promosikan Usaha Anda di Iklan Gratis

16 Juli 2010

Kebaya Pengantin Adat Yang Sering Di Gunakan

Busana pengantin memang tak pernah lepas dari aroma kemewahan yang cantik dan menawan sekaligus gemerlap dan glamour. Tak heran bila kemegahan dan keagungan selalu membalut tiap aksen yang melekat pada busana pengantin, sekalipun gagasan awalnya berangkat dari gaya tradisional, adat, maupun budaya Barat. Adat istiadat kerajaan di masa lalu atau busana para aristokrat Eropa tempo dulu begitu kental mewarnai model busana pengantin seperti itu. Namun seiring dengan putaran waktu busana pengantin pun mengalami perkembangan.

Gaya busana pengantin tradisional di Indonesia yang umumnya berbasis kebaya, sudah mulai banyak menawarkan sentuhan modern.Busana yang dikemas dengan desain tata rias pengantin ini bukan hanya menampilkan detail aksen yang unik, tetapi juga menawarkan potongan yang lebih modern dan trendi. Memang unsur tradisi seperti potongan yang panjang masih bertahan. Namun kecenderungan siluet kebaya pengantin sekarang ini untuk mengikuti bentuk tubuh.

Modifikasi tampak pada potongan leher yang adakalanya lebih terbuka atau berkerah rendah dengan aksen payet maupun batu permata. Begitu juga dengan bentuk lengan yang tidak lagi terpaku pada potongan lurus tetapi serong dan asimetris dengan hiasan payet dibagian ujung.Busana pengantin klasik bisa tampil trendi dengan sedikit sentuhan aksen kerut pada pangkal lengan atau variasi potongan leher lebih rendah dipenuhi aksen rumbi dan lace sebagai lis. Bahkan kebaya penganti tetap terlihat anggun dengan bagian belakang yang panjang menjuntai ke bawah.

Kebaya warna putih dan kuning gading dengan aplikasi warna-warni bunga yang tampak menyembul juga tak kalah menarik. Apalagi dipadukan dengan bawahan warna senada yang beraksen trimpel. Selain warna putih dan krem, kebaya pengantin tampil menarik dengan warna cerah hijau muda maupun merah tua.Sebagaimana kebaya pada umumnya, kemewahan kebaya pengantin ini pun terasa pas dituangkan pada bahan yang ringan, transparan, bahan melambai seperti sutra, satin, dan sifon.

Sumber : bebexbiroe.blogspot.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia