Tampilkan postingan dengan label kungfu mandarin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kungfu mandarin. Tampilkan semua postingan

19 Maret 2010

Kungfu Di Dunia




Kung fu adalah ilmu bela diri dari tiongkok. Akan tetapi, arti kata kung fu yang sebenarnya memiliki makna luas, yakni sesuatu yang didapat dalam waktu yang lama dan dengan ketekunan yang sungguh-sungguh. Sehingga seorang ahli memasak yang hebat pun dapat dikatakan memiliki kung-fu yang tinggi.
Selain kata shaolin kungfu, istilah wushu dan kun dao juga sering dipakai untuk menyebut ilmu bela diri dari tiongkok. Sedangkan ilmu kungfu yang sudah menyebar ke asia tenggara (terutama indonesia) di masa lalu disebut kuntao, menurut donn draeger dalam buku beliau yang berjudul weapons and fighting arts of indonesia. Namun di masa kini, istilah kuntao tersebut sudah sangat jarang dipergunakan.
Seperti ilmu bela diri lain pada umumnya, bela diri kung fu berkembang dari kebutuhan manusia untuk bertahan hidup. Baik untuk membela diri dari serangan binatang buas, berburu untuk makan, maupun untuk berperang. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan tentang obat-obatan dan tubuh manusia di tiongkok - serta perang saudara yang berkepanjangan dan sering, seni bela diri kung fu pun berkembang pesat dan menyebar luas, sehingga membawa banyak kontribusi bagi berbagai jenis macam ilmu bela diri di [[asia]), seperti karate, kempo, pencak silat dan lain-lain.
Shaolin kungfu mempunyai sejarah dan tradisi ilmu bela diri yang sangat panjang dan ketat, kurang lebih 5000 tahun yang lalu bersamaan dengan munculnya aliran kepercayaan taoisme yang kelak akan berkembang menjadi agama. Pada tahun 2500-an, mulai bermunculan berbagai aliran kungfu yang melegenda hingga kini, dimulai dari kuil shaolin (siaw liem sie), wudang (butong), omei (emei-gobi), kun lun, huasan, khongtong dan lain-lain. Secara umum, terdapat 100 lebih aliran kungfu dan ribuan jurus serta berbagai jenis ilmu yang unik dan aneh, mulai dari yang paling keras dan ganas (external arts) hingga ilmu yang paling lembut dan ringan seperti kapas (internal arts). Berbagai aliran dan ilmu-ilmu yang masih eksis hingga kini adalah hung gar, lohan, ngo cho, pek ho, eng jiaw, qin na, wing chun, tai chi quan, hsing i, ba gua, yi quan, fan zi quan, chang quan dan lain-lain.

Http://id.wikipedia.org

05 Maret 2010

Sejarah Singkat Kung Fu Shaolin


Bermula dari p'u-t'i tamo (bodhi dharma), seorang pendeta budha bangsa india yang datang ke tiongkok sekitar tahun 505 - 556 ad. P'u-t'i tamo menetap di kuil siauw liem, mengembangkan ajaran buddha ch'an (zen).Suatu hari beliau tampak terkejut karena hampir sebagian besar para bhiksu terlihat terkantuk-kantuk saat mengikuti pelajaran agama. Sejak itu para bhiksu siauw liem diwajibkan berlatih 18 jurus senam penyehat tubuh yang dibawa dari india. Senam tersebut ditujukan untuk menyehatkan tubuh para bhiksu, karena mereka harus duduk berjam-jam mendengarkan pelajaran agama. Senam tersebut ternyata di kemudian hari memberikan warna khusus pada ilmu silat siauw liem sie.

Dengan berjalannya waktu, apalagi sepeninggal p'u-t'i tamo, kedelapanbelas jurus senam penyehat tubuh tersebut hampir saja hilang, dilalaikan oleh para bhiksu. Untunglah, seorang muda ahli shaolin kungfu tangan kosong dan pedang versi daratan tiongkok masuk menjadi bhiksu di kuil siauw liem. Beliau, yang kelak kemudian berjuluk ciok yen shang ren, dengan tekun dan sungguh-sungguh mulai membenahi ke-18 jurus tersebut dan mencampurnya dengan ilmu kung fu-nya. Terciptalah ilmu yang baru, 72 jurus, yang dinamakan shaolin kungfu, karena tercipta di kuil siauw liem.

Untuk mencari pendekar ahli kung fu yang bisa menyempurnakan ilmunya, beliau mengembara. Ketika berada di kota lancow, beliau melihat seorang tua dihadang oleh seorang penjahat yang bertubuh kekar. Anehnya, ketika penjahat itu melancarkan serangan, hanya dengan ketukan jari tangan yang tampaknya dilakukan dengan ringan membuat penjahat itu jatuh pingsan. Beliau memperkenalkan diri dan secara jujur menceritakan tujuan pengembaraannya. Ternyata orang tua itu adalah pendekar kim na jiu (jujitsu versi kung fu). Orang tua itu cuma menyebut nama marganya, lie. Dengan perantaraan orang tua itu, beliau dapat berkenalan dengan pendekar pai ie fung, pendekar tanpa tanding dari propinsi shansi, henan dan hopei. Ketulusan hati ciok yen shang ren dapat mengetuk hati kedua pendekar tersebut, sehingga mereka mau tinggal di kuil siauw liem untuk menyusun suatu ilmu baru berdasar ke-18 jurus senam penyehat tubuh warisan tatmo cou su, ditambah ke-72 jurus kung fu ciok yen shang ren, dan digabungkan dengan ilmu kedua pendekar itu sendiri. Demikian, akhirnya tercipta 182 jurus shaolin kung fu yang dapat dibagi dalam lima macam permainan kung fu: jurus naga, jurus harimau, jurus macan tutul, jurus ular dan jurus bangau.



Http://www.propatria.ukm.ugm.ac.id

23 November 2009

Perkenalan pada Ilmu Bela Diri (Wushu) Tiongkok



Ilmu bela diri Tiongkok (disebut juga Wushu) berakar pada kebudayaan Tradisional Tiongkok kuno dan mempunyai kandungan nilai yang mendalam (Shaolin Kungfu). Ia mulanya berasal dari aliran Tao dan ada kaitannya dengan kultivasi (peningkatan bathin). Selain meningkatkan moralitas dan keterampilan artistik, juga menyehatkan tubuh, melindungi diri dan mencegah kekerasan, oleh karenanya huruf Tionghoa “WU” yang berarti “bela diri” terdiri dari dua karakter: “stop” dan “tombak”.

Dalam sejarah Tiongkok kuno, Wushu mulai ada sejak 4000 tahun yang lalu dalam bentuk mirip gulat, contohnya pada legenda kuno “Kaisar Kuning Melawan Chi You”. Semasa Periode Warring (475 – 221 SM), keahlian pedang berkembang. Pada masa Dinasti Han dan Dinasti Tang, nilai yang lebih artistik diperkenalkan dalam ilmu pedang. Contohnya, “Tiga Keajaiban Kaisar Dinasti Tang Besar” yang ***ngkapkan dalam sajak pujangga terkenal Li Bai, ilmu pedang Pie Min, dan kaligrafi Zhang Xu. Ini menunjukkan bahwa pada masa itu, ilmu pedang mencapai masa keemasannya dalam sejarah Tiongkok kuno bersamaaan populernya bentuk sajak tersebut.

Setelah era dinasti Song dan Yuan, master Taoisme bernama Zhang Sanfeng memperkenalkan Tai Chi. Selanjutnya semasa dinasti Ming dan Qing, telapak Bagua (8 trigram) dan Tinju Xingyi(gaya bebas) tersebar dalam komunitas kultivasi, sedangkan di kalangan rakyat juga muncul dan berkembang tinju Waijia(faksi eksternal) yang gerakannya indah, lentur dan lincah , seperti gaya bunga, gaya tinju panjang, gaya tangan kosong, gaya jungkir balik, gaya cangcorang dan lain-lain, semua berupa teknik Wushu yang berbeda corak. Ilmu bela diri Shaolin kungfu yang tersohor dibagi menjadi dua aliran: Aliran Utara dan Aliran Selatan, yang membentuk karakteristik tinju selatan dan tungkai utara.

Selama proses muncul dan perkembangannya, Wushu terbagi menjadi 2 kategori:

Tinju Neijia (Faksi internal) yang menekankan pada kultivasi pribadi. Bentuknya adalah : Tai Chi, Ba Gua, Xing Yi, dll.

Tinju Waijia (Faksi eksternal) yang menekankan pada pelatihan eksternal. Mensyaratkan transformasi bertahap dari pelatihan luar dan kultivasi pribadi untuk mencapai penyatuan jiwa raga. Bentuknya berupa: Hua (gaya bunga), Pao (bedil), Hong (besar), Tinju aliran Selatan, Shaolin, Tong Bi (tangan kosong), Tanglang (cangcorang), Fanzi (jungkir balik) dan Baji (8 jurus), dll.

Tak peduli baik itu Neijia ataupun Waijia (Shaolin kungfu), Wushu Tiongkok kuno terdapat berbagai senjata yang dipergunakan, misalnya pisau, tombak, pedang, kapak, pengait dan garpu tusuk, yang semuanya disebut “alat-alat Wushu”.

Berbicara tentang tradisi Wushu Tiongkok, ia meliputi kultivasi karakter moral, apresiasi seni, kesehatan fisik dan ketahanan tubuh. Ia mempunyai arti mendalam pada segi teknik gerakan dan keterampilan seni. Oleh karenanya, Wushu adalah salah satu bagian penting yang diwariskan Dewa kepada manusia dalam kebudayaan luhur Tiongkok.

erabaru.net