11 November 2009

Jasa ‘’Fitnes” Marak,Dongkrak Penjualan ‘’Treadmill’’



Hingga saat ini, animo masyarakat yang memanfaatkan Alat Fitnes untuk menjaga kebugaran tubuh masih tergolong tinggi. Hal ini terbukti dengan makin banyaknya masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat penyewaan alat fitnes/gym.

Maraknya penggunaan alat fitnes ini, secara tidak langsung mendongkrak penjualan peralatan fitnes dari yang manual sampai yang berteknologi listrik. Misalnya, electric treadmill (alat untuk berjalan/berlari di tempat).

Menurut Yanto, salah seorang penyedia peralatan fitnes di seputaran Denpasar, Minggu (2/11) kemarin, penggunaan alat-alat fitnes ini cukup digemari masyarakat, mulai yang manual hingga yang berteknologi listrik.

Salah satunya produk electric treadmill ini. Selain lebih praktis dan mudah pengoperasiannya, alat ini juga memiliki tingkat kecepatan yang bervariasi, mulai 2 km/jam hingga 14 km/jam. Misalnya, tipe JDB 1.300 yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp 6 jutaan per unit, sedangkan treadmill tipe ET DP 138 harganya sekitar Rp 4 jutaan per unit.

‘’Kedua alat fitnes ini berfungsi untuk melatih otot kaki dan jantung. Dengan alat fitness ini konsumen dapat berjalan dan berlari dengan kecepatan terendah 2 km/jam,’’ jelasnya.

Selain menyediakan produk treadmill memakai tenaga listrik, pihaknya juga menyediakan produk fitness yang manual, seperti Treadmill UN 755 Cyber Sport yang ditawarkan dengan harga sekitar Rp 2.500.000 per unit, Home Gym (1 sisi) Cyber Sport KP-115F ditawarkan sekitar Rp 3.000.000 per unit.

‘’Pemakaian peralatan fitnes manual ini disesuaikan dengan kemampuan penggunanya, terutama dalam pengaturan kecepatan, berat dan kekuatannya,’’ jelasnya.

Hal senada ***ngkapkan Hendra, salah seorang penyedia peralatan fitnes lainnya. ‘’Belakangan ini cukup banyak tumbuh tempat fitnes yang menawarkan pelatihan senam (body language) hingga pada penyewaan peralatan fitnes,’’ ujarnya.

Lanjut dia, berkat tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, alat fitnes juga makin dicari konsumen. Dilihat dari jenisnya, peralatan fitnes ini beraneka raga bentuk dan fungsi. Salah satu yang diminati remaja putra adalah burble dan dumble untuk body building (pembentukan otot).

Dicontohkan, dumble dengan pemberat 8 kg ditawarkan Rp 200.000-Rp 300.000 per unit, sedangkan burble yang terdiri dari stick dan beban pemberat, mulai dari pemberat plastik 1 kg hingga 6 kg ditawarkan Rp 7.000 per kg.

Sementara, pemberat besinya mulai dari berat 1 kg sampai 20 kg dengan harga berkisar Rp 15.000 per kg hingga Rp 20.000 per kg. ‘’Alat untuk pembentukan tubuh ini tentunya memberikan jaminan kualitas yang mampu menyehatkan pemakai,’’ imbuhnya.

Kata dia, pemakaian rutin akan membantu menjaga kebugaran dan kesehatan mulai dari menjaga kesehatan jantung, pengecilan perut, pembentukan kaki, pinggang, pinggul, dan otot yang lainnya.

bisnisbali.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar