04 Januari 2010

Manfaat Outbound Training



Dekade 5-7 tahun terakhir, outbound training menjadi salah satu primadonatraining di Indonesia. Banyak manajemen perusahaan yang melirik danmenginvestasikan training karyawannya melalui outbound training atau Management Outbound. Metode experential learning yang satu ini mampu menghadirkan nuansa baru dengan kemasan berbeda dibanding training konvensional selama ini, hanya di dalam kelas, formal dan membosankan

Bermain tapi bukan main-main. Fun tapi full learning point. Inilah unsur lebihmanagement outbound training yang ditawarkan. Balajar melalui proses mengalami sendiri, berinteraksi secara intens sambil belajar dengan rekan sehari-hari dalampekerjaan melalui simulasi game yang dilakukan di alam terbuka, adalah pengalaman penuh makna.

Dalam tulisan kali ini, saya tidak akan menyoroti outbound training dari konsepdan konten secara mendetail. Namun lebih pada pandangan klien selama ini danpeta kebutuhan terhadap outbound training. Paling tidak, sejauh pengamatan danpengalaman saya berinteraksi dengan para klien pengguna jasa outbound trainingini, klien terbelah menjadi dua kubu. Pada dua kutub yang berbeda.

Kubu yang pertama melihat bahwa result outbound training tidak jelas. Ciriungkapan maupun pertanyaan yang sering terlontar adalah apa manfaatnya outbound training? Sejauh mana efektifitasnya? Kok paling banter perubahan yang terjadipaling lama bertahan 1 bulan saja, bahkan hanya 2-3 minggu? Padahal investasiyang telah dikeluarkan tidaklah kecil, mengingat outbound training ini biasanyadiikuti oleh peserta yang relatif besar jumlahnya.

Sementara kubu yang lain melihat bahwa outbound training adalah sesuatu bentukpembelajaran yang menarik dan positif. Outbound training atau Management Outbound bagi mereka mampumenawarkan solusi untuk mengurai akar dari kekusutan ’benang kerjasama tim’yang mulai koyak bahkan hampir putus. Sekali putus, berabe sekali efeknya,karena melibatkan banyak pihak yang saling mengait di dalamnya. Tak ayal klien tetap saja selalu mencari atau membutuhkan outbound training ini. Apalagi dimasa akhir tahun semacam ini, outbound training sangat dicari meski kadang bermertamofosis menjadi outing (salah satu agenda penting dalam employee gathering maupun raker).

kraengadhy.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar